Monthly Archives: May 2013

Sepatu Nyaman buat Wanita

Umumnya setiap wanita pasti menyukai sepatu dan tidak jarang mereka memiliki lebih dari 2 atau 3 sepatu. Mengenai model, bahan maupun harga tentunya tergantung selera tiap – tiap orang. Begitupun denganku, saya salah satu penggila sepatu khususnya sepatu dengan tumit yang tinggi.

sepatu, sepatu, sepatu dan sepatu…!!!!

melihat gambar-gambar artis yang memakai sepatu high heels yang sexy, boot maskulin atau sepatu high heels boot, stiletto bahkan begitu terpesona tiap kali melihat mereka mampu bergerak dengan lincah dalam unheels pretty shoes-nya..

Whuahhh..so cool…keren…cakep atau apalah…itu semua terus bermunculan dalam pikiranku..

Walau begitu dalam memilih sepatu yang akan dipakai ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dengan teliti, alasannya karena walaupun sepatu merupakan aksesoris wajib dalam penampilan, kenyataannya sepatu juga bisa menjadi salah satu penghambat penampilan jika kita tidak bisa memilih jenis sepatu yang nyaman untuk digunakan sehari-hari.

Beberapa kriteria sepatu yang nyaman menurut beberapa perancang sepatu antara lain:

1. Trend Sepatu

Ketika kita memilih sepatu, sangat wajar jika kita memilih sepatu yang modelnya sedang trend dan disukai banyak orang. Umumnya para shoe lovers itu tidak ingin dicap sebagai orang yang ketinggalan mode, tidak up to date atau apalah…

Sebenarnya ini sangat wajar, namun jangan sampai jadi korban mode ya.

trendy shoes

2. Keseimbangan dalam pemakaian sepatu

Benar sekali…!!!

Bagaimanapun berat badan mempunyai peranan yang sangat penting dalam pemilihan model sepatu. Untuk para wanita yang bertubuh gemuk sebaiknya hindari penggunaan sepatu ber-hak tinggi karena pada saat kita menggunakan sepatu jenis ini maka semua beban tubuh akan bertumpu diperut dan tubuh bagian depan. Tentunya ini akan membuat tubuh menjadi tidak nyaman dan akan terasa sakit.

20110401-oprah-shoes-9-600x411

Yup ladies, walaupun ada istilah beauty is pain atau whatever-lah tapi boleh dunk kalau kita juga mempertimbangkan kesehatan tubuh. Kasihankan tubuh kita disiksa berlebihan seperti itu, padahal ada banyak jenis sepatu yang pastinya tetap dapat membuat kita terlihat cantik dan yang terpenting nyaman memakainya.

Namun, jujur saja aku pribadi lebih menyukai high heel daripada flat shoes karena beberapa alasan, salah satu alasan utamanya karena ukuran tubuhku yang mini 155cm dengan berat 51kg membuatku terlihat mini tentunya..

jadi harus diakali dengan heels yang tinggi, ramping dan menawan…

Alasan lainnya karena dengan heels maka perasaan bahwa aku sexy itu muncul dengan sendirinya.. karena keseringan  memakai heels bahkan ketempat-tempat yang tidak terbayangkanpun aku bisa tetap merasa nyaman, contoh nih ya berhubung pekerjaanku berkaitan erat dengan proyek pembangunan hotel yang mengharuskanku untuk visit ke site, keluar masuk gedung yang sedang direnovasi, tangga dari kayu seadanya, besi melintang, dan aku suka iseng ngelihatin mata pekerja proyek yang sudah pasti melotot heran dan takjub melihat heels super tinggi keluar masuk proyek mereka hahahaha….

3. Sesuaikah sepatu yang kamu pakai…???!!!

Nah, kalau kita berbicara tentang sesuai atau tidaknya sepatu yang kita pakai tentunya ada banyak hal yang terkait. Salah satunya kita harus mempertimbangkan model sepatu itu sendiri. Model sepatu sangat berpengaruh pada keseluruhan penampilan. Beberapa model sepatu yang sangat umum dipakai itu seperti platform, boot, high heels, stiletto dan lain-lain.

Sebaiknya sesuaikan bentuk kaki dengan model sepatu agar terlihat indah dikaki dan menunjang penampilan sempurnamu, jangan sampai bentuk kaki yang tidak sesuai dengan model sepatu justru merusak penampilan menawanmu.

kims

4. Butuh sepatu ini enggak ya…?!

Ketika memilih sepatu sangat penting jika kita juga mempertimbangkan faktor kebutuhan, karena acara, jenis pakaian, cuaca dan bahan juga mempunyai peran yang sangat besar untuk menyempurnakan penampilan.

Misal nih ya, ketika musim hujan, sebaiknya hindari penggunaan sepatu high heels karena jalanan yang licin dan basah akan membuat pijakan kita menjadi kurang stabil dan akibatnya jadi mudah tergelincir. Begitu juga kalau kita berencana untuk pergi ke pesta, tentunya pilihan sepatu yang lebih glamour dan berkesan sexy dapat menjadi pilihan utama.

Satu hal yang juga sangat penting adalah untuk tidak memaksakan diri memakai sepatu high heels, terutama bagi yang tidak terbiasa karena kalau tetap dipaksakan kita justru bisa terkilir, varises sampai nyeri punggung.

rain

5. Warna sepatu.

Balakangan ini aplikasi tabrak warna sedang banyak diminati kaum hawa, atau penggunaan warna sepatu yang disesuaikan dengan warna tas justru perlahan mulai ditinggalkan karena terkesan monoton.

Banyak wanita yang berpendapat warna-warna ceria pada sepatu cenderung mencerminkan kepribadian sipemakainya. It`s ok kok memakai sepatu yang colourful lalu dipadukan dengan berbagai model dan warna pakaian, namun jangan lupa untuk tetap memperhatikan aturan dalam memadukan warna agar tidak merusak penampilan dan mengundang tatapan sinis pemerhati sepatu disekitar kamu ya ladies..

kim

6. Hak Sepatu.

Bagi teman-teman yang sudah terbiasa memakai sepatu dengan hak tinggi tentunya ini tidak menjadi persoalan besar, namun bagi yang tidak terbiasa namun tetap ingin menggunakan sepatu ber-hak tinggi dapat memilih sepatu dengan sol yang agak tebal dibagian depan sehingga sepatu tetap bisa menopang beban tubuh lebih baik.Bisa juga dengan memilih jenis hak yang tebal seperti wedges.

images

Nah teman-teman sekarang tentunya sudah lebih paham mengenai sepatu jenis apa yang paling sesuai dengan kalian bukan…?!! So jangan sampai salah dalam memilih sepatu – sepatu cantik itu ya ladies  ^_^

Love for you all…

Erbina Barus

Related post read here:

Yoyogi park – Tokyo taman favorit penduduk Jepang dan traveler

Yogyakarta kota para pelajar dan para traveler di Indonesia

Cara minum kopi yang benar untuk kesehatan

Freddy Budiman = Anggita Sari Vs Vanny Rosyanne

Jenis sepatu yang paling sesuai buatMu

Advertisements

Leave a comment

Filed under sepatu

visa

Berbicara mengenai berwisata keluar negeri tentunya tidak lepas dari topik mengenai Visa. Lalu, apa sih sebenarnya visa itu?

Visa adalah suatu rekomendasi yang diberikan kepada warga negara asing untuk dapat masuk kenegara lainnya. Contoh: kita sebagai WNI jika berniat pergi kenegara Jepang maka harus mendapatkan surat ijin masuk yaitu visa. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa dengan memiliki visa tersebut tidak mutlak bagi kita bisa masuk kenegara Jepang, karena keputusan akhir akan diberikan oleh pihak imigrasi pada saat kita mendarat di Jepang. Ini juga berlaku dinegara-negara lainnya.

Berdasarkan pembicaraan beberapa teman sesama traveler, tingkat kesulitan untuk mendapatkan visa pasti berbeda untuk tiap negara. Menurut mereka yang paling sulit adalah mendapat visa USA, lalu visa schengen dan  visa Jepang.

Saya sendiri baru kali ini mengurus visa yaitu Visa Wisata Jepang.

Awalnya saya bahkan tidak tahu kalau Jepang menerapkan peraturan yang sangat ketat dalam pengurusan visa, karena itu ketika melihat harga tiket Denpasar – Haneda dan Osaka – Denpasar itu sesuai dengan budget maka langsung saya beli.

Nah, setelah beli baru saya dapat info dari salah seorang  teman yang punya pengalaman ditolak permintaan visanya, dia juga cerita kalau mantan boss-nya yang notabene punya duit miliaran di account-nya juga ditolak permohonan visa-nya. Waduuuhhh, kalau yang kaya raya saja ditolak, bagaimana dengan saya yang cuma bermodal pas-pasan nih…???!!

Beberapa teman yang tadinya berniat untuk ikut wisata ke Jepang juga urung karena ada issue visa wisata sulit untuk didapat terlebih karena kita tidak pakai jasa travel agent. Kalau saya sih memang sudah bertekad bulat untuk mewujudkan impian menjelajah negeri sakura dan selalu yakin bahwa akan selalu ada jalan kalau kita mau berusaha, lagipula selama ini saya terbiasa mandiri dalam merencanakan semua hal terkait dengan perjalanan saya, jadi percaya diri saja kalau saya pasti bisa mendapatkan visa.

Kalau diingat sebenarnya saya geli juga karena cukup banyak yang awalnya tidak percaya kalau saya bakalan dapat visa, bahkan beberapa orang Jepang yang saya kenal juga mengatakan sulit untuk bisa masuk kenegara mereka terlebih untuk yang baru pertama kali datang, tapi akan lebih mudah untuk dapat visa jika sudah pernah datang berkunjung sebelumnya.

Saya sih masa bodoh dan cuma senyum tapi sempat minta tolong bantuan teman Japanese yang tinggal di Tokyo untuk menjadi sponsor apabila visa saya ditolak dan Puji Tuhan dia sama sekali tidak keberatan. Sesama traveler memang biasanya lebih mudah untuk saling bantu ya..hehehe…

Berikut ini informasi lengkap mengenai dokumen-dokumen yang saya lampirkan dalam aplikasi permohonan visa Jepang saya. Adapun jenis visa yang saya ajukan adalah visa kunjungan wisata dengan biaya sendiri.

1. Paspor syarat utama buat visa wisata Jepang

Paspor yang masih berlaku setidaknya 6 bulan setelah masa berlibur di Jepang usai dan pemohon bisa masuk kembali kenegara asalnya.

Mengenai paspor ini, saya punya cerita sendiri. kebetulan saya baru saja pindah kota dari Medan ke Denpasar dan alamat di KTP saya juga berubah. Otomatis KTP dan paspor memiliki alamat yang berbeda. Solusinya adalah saya harus ke kantor imigrasi Denpasar untuk mengubah alamat di paspor sehingga sesuai dengan alamat yang tertera di KTP.

Proses penggantian alamat dikantor Imigrasi cukup cepat apabila dokumen yang dibutuhkan lengkap, seperti paspor asli, fotocopy KTP, fotocopy akta lahir, surat keterangan bekerja dan lampirkan aplikasi permohonan ganti alamat (formulirnya disediakan dikantor Imigrasi) dilengkapi materai 6000. Ini semua tanpa biaya alias gratis.

Setelah terdaftar maka petugas akan memberikan selembar kertas tanda bukti penyerahan berkas dan jadwal pengambilan paspor yang telah diberi catatan perubahan alamat. Di hari yang telah ditentukan (biasanya 2 hari setelah mendaftar) saya cukup menyerahkan kertas tersebut dan paspor langsung saya terima. Mudah bukan…!!??

2. Form aplikasi visa Jepang dan Pas Photo

formulir permohonan

Formulir ini bisa diisi dengan bahasa Indonesia, English maupun Jepang dan juga bisa di tulis tangan dengan menggunakan huruf kapital, namun pasti lebih menarik dan rapi kalau diketik rapi ya. Untuk mendownload aplikasi visa Jepang silahkan klik disini.

Pas photo terbaru  ukuran 45 x 45 mm. Ketentuannya antara lain:

Diambil 6 bulan terakhir.

Tanpa latar belakang –> latar belakang harus putih.

Bukan hasil edit, jelas dan tidak buram.

Wajah terlihat keseluruhan.

Sekedar tambahan nih, ketika saya membaca persyaratan pas photo untuk keperluan visa Amerika mereka tidak membuat perkecualian bagi yang menggunakan hijab. Sedangkan untuk Jepang sepertinya tidak terlalu dipermasalahkan, terbukti seorang teman saya tetap mendapatkan visa walaupun pasphoto menggunakan hijab.

Pertanyaan: Apakah kita harus photo distudio atau photo sendiri?

Jawaban: Sebaiknya photo distudio, karena umumnya mereka sudah mengerti ketentuan photo yang akan digunakan untuk visa application.

Bagaimana dengan saya? Well, saya sendiri cukup berphoto disalah satu ruangan dikantor saya yang dindingnya berwarna putih, dengan pencahayaan alami dari matahari dan menggunakan handphone. Sedikit touch up dari adobe photoshop jadilah photo seperti yang diminta.

Salah satu teman saya mencoba hal yang sama, tapi saya tidak sarankan dia untuk memakai photo tersebut karena hasilnya yang terlalu gelap, berbayang, dan terkesan tidak meyakinkan…hehehe…

3.  Fotocopy KTP dan Kartu Keluarga untuk kelengkapan visa

4.  Surat Keterangan Kerja mutlak buat visa

Bagi saya yang karyawan ini tidak menjadi masalah, namun bagi teman saya yang baru mulai berwiraswasta dan tidak memiliki SIUP ini benar-benar membuat sport jantung juga hehehe..

Akhirnya setelah googling kebanyak website sayapun menemukan salah satu formulir yang bagus sekali.

Lebih tepatnya seperti CV yang berisi informasi lengkap perusahaannya. Selain itu Surat Keterangan dari Kepala Desa juga harus dilampirkan.

overview of company

5. Bukti Pemesanan Tiket Pesawat dan Bukti Booking Kamar selama travel di Jepang

Cukup lampirkan halaman depan yang berisi reference code, tanggal keberangkatan dan kepulangan juga tujuan.
ticket booking
ticket return booking

Intinya mereka hanya perlu diyakinkan bahwa kita akan meninggalkan Negara mereka tepat seperti dijadwal yang tertera ditiket pesawat. Selain itu lampiran tanda bukti pemesanan kamar selama tinggal di Jepang juga persyaratan wajib yang harus dipenuhi.

Untuk kamar hotel, guest house maupun hostel selama ini saya selalu aktif menggunakan hostelbookers.com karena cukup membayar DP 10% saja. Jadi jika ketika dalam periode searching kamar ternyata menemukan tempat yang lebih menarik, lebih strategis ataupun lebih murah maka saya tidak merasa rugi karena hanya kehilangan 10%. Nothing to loose-lah…
Hotel booking
Pastikan bahwa didalam bukti booking hotel tersebut berisi informasi lengkap mengenai tanggal check inn dan check out, alamat lengkap dan peta tempat anda menginap.

Selain hostelbookers.com saya juga biasa pesan online melalui agoda.com. Terkadang melalui agoda saya bisa dapat harga yang lebih miring, bedanya di agoda kita wajib membayar penuh biaya kamar yang dipesan. So, kalau sampai rencana travel batal maka hilanglah yang telah dibayar.

6. Jadwal Perjalanan

Menyusun itinerary adalah puncak kesulitan dari keseluruhan rencana hehehe…

itinerary

Untuk itinerary Jepang saya bahkan membutuhkan waktu berbulan, tepatnya dari Desember`12 s.d. February`13. Biasanya kesempatan ini saya pergunakan untuk memperlajari bahasa, budaya maupun culinary suatu Negara. Khusus dengan Jepang, saya butuh waktu lebih untuk memperlajari metode transportasi dalam dan antar kota, wisata alam, skyscrapers, makanan, cosplayers, sejarah dan segala hal tentang Jepang begitu menakjubkan dimata saya. Bahkan saya juga tergoda untuk mencari tahu tentang AKB 48 maupun dorama-doramanya hahaha..

Untuk mendownload aplikasi itinerary silahkan klik disini.

7. Dokumen yang berkenaan dengan biaya selama travel di Jepang

Bagian ini juga menjadi bagian yang cukup mengkhawatirkan saya wkwkwk…

Duit ada sesuai budget yang tertera dalam itinerary tapi sepertinya terlihat miskin banget untuk ukuran penduduk Jepang.

Satu bocoran yang saya dapat dari petugas di Konsulat adalah mengenai biaya hidup di Jepang sekitar 10.000 Yen per-hari, jadi usahakan dana dibuku tabungan disediakan sedikitnya sesuai jumlah itu dikalikan dengan jumlah hari tinggal di Jepang. Kalau 10 hari ya setidaknya harus ada 100.000 yen. Dana ini setidaknya sudah harus ada dalam 3 bulan sebelum mengajukan permohonan visa.

Dalam hal ini mereka perlu diyakinkan bahwa kita kelak tidak akan terlantar dan menjadi beban buat mereka selama di Jepang.

Jika tidak yakin dengan situasi financial yang tertera dibuku, maka akan lebih baik untuk melampirkan Surat Penjamin Keuangan baik dari orang tua maupun sponsor dari Jepang.

Lampirkan bukti keuangan 3 bulan terakhir dan surat kuasa dari penjamin yang berisi keterangan bahwa sipenjamin bersedia membiayai seluruh biaya perjalanan dan juga segala hal yang terkait dengan hukum kenegaraan Jepang selama traveler tersebut berada di Jepang.

8. Akta Lahir wajib buat mendapatkan visa wisata Jepang

9. Travel insurance buat profesional traveler ke Jepang

Ketika mengurus travel insurance melalui salah satu travel agent saya mendapat informasi bahwa Jepang tidak mengharuskan kita untuk melampirkan dokumen ini, tapi kalau untuk visa schengen dan USA travel insurance memang wajib ada.

Bagi saya wajib atau tidaknya bukanlah hal yang utama. Saya hanya perlu diyakinkan bahwa kelak jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ketika masa travel berlangsung, maka akan ada instansi yang akan membantu saya. Tentunya kita tidak berharap hal buruk akan terjadi, namun lebih baik sedia payung sebelum hujankan…!!!

10. Biaya Visa wisata Jepang Rp 325.000,-

Saya hanya perlu membayar sejumlah Rp 325.000,- ketika visa telah saya terima.

Note:

Semua dokumen dari no. 2 – 9 dilampirkan secara berurutan baik yang asli dan fotocopy.

Di print dalam kertas ukuran kwarto atau A4 masing-masing 1 lembar.

Setelah mendaftarkan di kantor Konsulat Jepang, saya diberi tanda terima penyerahan berkas. Didalamnya tertera tanggal jadi visa dan saya diwajibkan untuk telephone terlebih dahulu sebelum datang untuk mengambil visa.

Tepat seperti tanggal dan jam yang tertera, saya mendapat kabar bahwa visa saya diterima dan dapat diambil kapan saja sesuai jam kantor mereka.

Salam hangat,

Erbina Barus

Related post read here:

Menikmati indahnya pagi dari Gunung Agung – Bali
Mari travel ke Danau Toba – Sumatera Utara di Indonesia
Uniknya Candi Prambanan di Yogyakarta – Indonesia
Menikmati indahnya alam Gunung Sibayak di Sumatera Utara – Indonesia
Travel ke Jepang dan menyaksikan Osaka Castle di Osaka City
Travel singkat di Melaka – Malaysia

139 Comments

May 26, 2013 · 2:36 pm