Pengalaman seru menuju Doi Inthanon National Park saat travel di Chiang Mai – Thailand Part 2

doi inthanon chiang mai thailand travel

Dalam tulisan saya sebelumnya mengenai pengalaman seru saat travel menuju Doi Inthanon National Park Thailand – Chiang Mai – Thailand, saya telah berbagi awal saya memutuskan untuk melakukan aksi seru ini. Silahkan baca ceritanya disini. Setelah semua kepanikan yang saya alami – akhirnya “badai pasti berlalu” itu benar terjadi hehehe…

Secercah harapan muncul kepermukaan

Tidak lama berselang akhirnya ada petunjuk menikung ke kanan, jalanan menanjak dan berliku menuju Doi Inthanon National Park. Puji Tuhan. Semangatku sudah kembali dan sekitar 15 menit kemudian sampai juga dipintu masuk menuju Doi Inthanon National Park Thailand dan semua kendaraan diharuskan berhenti untuk membayar tiket masuk. Ketika sampai giliranku petugas justru membiarkan lewat tanpa mengutip 200 THB untuk karcis masuk. Sepertinya dewi fortuna lagi dipihakku, kembali dapat tiket gratis.

travel doi inthanon national park chiang mai thailand

Memasuki Doi Inthanon National Park Thailand udara mulai terasa dingin pohon-pohon mengering dan membuat pemandangan menjadi lebih menarik, jalanan yang halus namun teramat sangat sepi sehingga terpikir kalau jalan ini mungkin dibuat untukku seorang. Setelah berjalan cukup jauh yang seolah tidak ada habisnya baru tersadar kalau ternyata bensin tinggal ¼ tangki. Dari sini mulai memperhatikan penjual bensin, tapi sepertinya mustahil karena sekarang lagi dihutan.

Berbagi suka dan duka antara sesama traveler disaat putus ada

Motor sudah semakin pelan ketika didepan terlihat seorang traveler wanita bersepeda seorang diri membawa perlengkapan camping. Dalam hati saya berharap dia tahu jarak menuju puncak dan lokasi penjual bensin. Untuk menjawab pertanyaanku dia langsung buka peta (jadi teringat IMPK sewaktu di mapala dulu) lalu menunjukkan posisi kami dan puncak.

Dengan wajah agak tegang dia berkata kalau puncak masih jauh dan tanpa semangat mengembalikan peta kedalam ranselnya. Kemudian kuceritakan bahwa bensinku tinggal sedikit dan agak menakutkan untukku melanjutkan perjalanan dalam situasi ini. Dengan cepat dia menyarankanku untuk kembali pulang karena tidak ada penjual bensin disepanjang jalan ini. “Apa..?!!”, “ Pulang…??!!!” “Setelah sejauh ini…?!!” “Gila aja…mana mungkin…!!!” teriakku dalam hati tentunya.

doi inthanon chiang mai thailand travel destination 3

Sial juga ini cewek, bukannya mendukung justru mematahkan semangatku. Ku tanya lagi apa dia mau kepuncak hari ini dengan sepedanya itu..? Apa bisa sampai..??. Lucunya dengan wajah putus asa dia mengaku dosa, “sebenarnya sepanjang jalan ini aku terus berpikir, hal gila apa yang membuatku datang ketempat ini…?!”. Kemudian dia melanjutkan, “tapi aku harus memaksa diriku untuk sampai kepuncak..!!”. “Dasar traveler aneh. Kalau kamu naek sepeda aja bisa maksa diri untuk kepuncak, apalagi aku yang tinggal duduk manis dimotor dan bisa langsung tancap gas…?” kataku dalam hati.

Akhirnya setelah berbincang-bincang yang memang menjadi sangat menyenangkan buat 2 travelers yang hampir putus asa lalu saling memberi dukungan untuk tetap semangat, kamipun berpisah. Dia melanjutkan perjalanannya dan aku putuskan untuk diam sejenak, dan ternyata keputusanku benar. Dewi fortuna datang dihadapanku dalam bentuk seorang penduduk lokal yang membawa traveler bule yang badannya gede banget dan membuat motor matic mereka jadi terlihat semakin kecil.

Bertemu dewa fortuna sungguh melegakan

Tidak jauh dariku mereka berbelok, melihat itu dengan refleks kakiku berlari mengejar mereka sambil berteriak memanggil. Mereka tertawa melihatku seperti itu. Senangnya dia ternyata seorang tour guide dan darinya kudapat informasi bahwa puncak masih 21 km lagi didepan, yang mungkin dapat di tempuh dalam waktu 30 menit jika motor dipaksa ngebut. Untuk bensin, tidak jauh dari jalan ini ada sebuah desa kecil dan kemungkinan ada penjual bensin. Sesungguhnya bensin adalah yang utama, mengenai jarak dan waktu tempuh sudah tidak membuatku khawatir lagi.

travel doi inthanon national park chiang mai thailand

Desa yang dimaksud berada di dasar lembah dengan jalan yang masih terbuat dari batu kapur yang tajam dan ditutupi pohon – pohon yang tinggi membuatnya tidak tampak dari jalan utama. Tidak jauh dari perbatasan desa terdapat sebuah toko penjual bensin. Yang unik adalah bensin dijual di dalam drum dan diatasnya terdapat kotak yang terhubung dengan pipa. Kotak ini lebih terlihat seperti kotak penjual juice di KFC dan menjadi tambah menarik karena isinya ada yang berwarna merah jambu seperti juice strawberry dan kotak lainnya berwarna kuning seperti lemon tea. Khusus untuk maticku dia memasukkan juice strawberry yang sangat banyak. Habis 84 THB.

Jadi cerita lengkapnya akan saya lanjutkan besok ya…

Salam,

Erbina Barus

Related post read here:

Wisata Murah Meriah di Singapore – Dijamin puas buat Budget Traveler Part 1

Apakah Travel itu penting buatMu?

Visa Wisata Jepang – Dijamin Dapat Visa Jepang

DEPRESI – penyebab, gejala dan solusi mengatasi depresi

Leave a comment

Filed under Thailand, Travel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s