Rayuan maut Supir Tuk Tuk di Bangkok Thailand – warning buat traveler

Geli juga karena ternyata saya tidak luput dari kejadian lucu ini. Disebut lucu karena saya tidak ingin menyebutnya sebagai aksi penipuan bagi travelers di Bangkok Thailand. Peristiwa ini terjadi ketika saya baru keluar dari Vimanmek Mansion dan sedang menunggu bus menuju Grand Palace.

tuk tuk bangkok travel destination 2

Pengalaman pertama naik tuktuk di Bangkok Thailand

Selesai dari Vimanmek Mansion saya berniat untuk mencari bus tujuan Grand Palace. Ketika sedang menunggu bus di halte depan Dusit Zoo, tiba-tiba seorang supir tuk tuk (yang terlihat terlalu kinclong untuk ukuran seorang supir) datang menghampiri. Dengan wajah dan senyum yang ramah dia berkata, “where are you from?”, “Oh..Indonesia, great person..great country…we are friend, Indonesia is number one and then Thailand ….” (apanya yg nomor satu ya..?!!).

tuk tuk bangkok travel destination 1

Kemudian dia bertanya tujuan kami dan meminta peta yang dibawa. Dengan ringannya dia melingkari beberapa tempat wisata terdekat yang berada disekitar Vimanmek Mansion. Kemudian dia menawarkan jasa untuk mengantar kami ke beberapa tempat hanya dalam waktu 1,5 jam dan cukup membayar 20 THB berdua. Jadi hanya dengan 10 THB saya dapat mengelilingi semua tempat itu. Tawaran yang sangat menarik bukan?

Setelah deal, kamipun berangkat, tujuan pertama adalah melihat salah satu Wat yang saat itu sedang tutup dan di lanjutkan menuju pabrik permata (“just looking looking…not shopping…looking-looking…free…” ingat banget dia terus mengatakan ini di sepanjang jalan..) lagi-lagi tetap saja mereka mematok harga yang jauh lebih mahal dari harga yang ada di kotaku (lagian memang gak berniat beli sih…kan cuma looking..looking lol).

Just looking looking, no shopping shopping

Lanjut menuju salah satu toko souvenir, disini mata langsung jelalatan melihat barang handmade yang dipajang. Berhubung masih ada beberapa hari lagi diperjalanan rasanya keinginan untuk berbelanja lebih baik ditekan. Olala..malangnya jadi budget traveler…keluar dari toko kembali pak supir mengatakan untuk membawa kami ke salah satu toko lagi..namun melihat jam menunjukkan pukul 1 lebih maka kami memutuskan untuk menghentikan perjalanan dan dilanjutkan menuju Grand Palace. Lucunya si sopir memohon-mohon untuk membawa kami ke toko tersebut dan akhirnya dia dengan jujur mengaku akan mendapat 200 THB sebagai pengganti bensin dari tiap toko yang kami datangi. Wah jadi dia sendiri sendiri sudah mendapat 400 THB jika 1 toko lagi berarti 600 THB. Enak betul….

tuk tuk bangkok travel destination 5

Karena kasihan kamipun setuju dan dibawalah kesalah satu toko yang enggak penting banget (toko kain yang memasang harga setinggi langit dengan penjaga yang mengikuti kita sepanjang waktu dan menyediakan jasa untuk menjahitkan pakaian dalam waktu 6 jam dan dapat diantar langsung ke hotel kita….”lagian siapa juga yang butuh jas dan blazer disaat liburan ini…dasar sopir loe….”) Keluar dari toko, disambut dengan senyuman tak berdosa dari pak sopir dan tawaran untuk membawa ke satu toko lagi, kali ini dengan rayuan gratis untuk tuk-tuk. “kamu tidak perlu bayar 20 THB itu, gratis..gratis..”, “Pala loe peang…loe dapet 800 THB, kami dapet mumet ngadepin penjaga toko yang agresif…asem banget” kataku dalam bahasa Indonesia tentunya. Karena ngotot tidak mau diapun mengalah dan menurunkan kami di Wat Brajamopbhit dan tidak lupa nagih 20 THBnya tentu saja.

tuk tuk bangkok travel destination 4

Huh..ini jadi awalan yang mengesalkan tentunya karena waktu travel di Bangkok tidak banyak sementara tempat yang mau didatangi masih panjang di daftar. Grand Palace jadi terasa sangat jauh dari pandangan. Panik karena hari sudah menunjukkan pukul 1 siang, tidak tau dimana posisinya Grand Palace dan kehilangan arah karena tidak segera menemukan bus selanjutnya. *sigh*

Tidak lama setelah kembali dari Thailand saya baru menemukan artikel – artikel yang mengatakan bahwa aksi penipuan seperti ini sangat umum terjadi di Thailand, khususnya di kota Bangkok.

Salam,

Erbina Barus

You also might like:

Yoyogi park – Tokyo taman favorit penduduk Jepang dan traveler

Sanur Beach – Bali pantai favorite untuk bersantai part 2

Cara minum kopi yang benar untuk kesehatan

Pengalaman Bermalam di Haneda Airport – Travel di Tokyo – Jepang

Yuk travel ke Lake Ashi di Hakone – Jepang

Leave a comment

Filed under Travel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s