Yang menarik saat Travel di Asakusa – Jepang

Hai teman-teman,

Sebenarnya hari ini saya sedang sedikit merasa underpreasure, salah satu sumbernya adalah masalah terkait dengan pekerjaan. Oke untuk melupakan semua rasa gundah gulana ini aku memilih untuk berbagi pengalaman menyenangkan yang kualami ketika travel di Jepang lalu.

Hari ini aku akan membagi beberapa hal menarik yang kulihat di Asakusa. Travel disekitar Asakusa saya mulai dari perjalanan yang saya lakukan setelah turun dari JR di Asakusa Station. Tidak jauh dari station ini, cukup berjalan kaki sedikit lalu kita akan menemukan gerbang menuju Kaminarimon.

Disebut Kaminari Gate kita akan melihat travelers dari seluruh dunia berkumpul sekedar mengambil photo, mencoba makanan di warung – warung pinggir jalan. Tapi jangan salah ya, karena warung tepi jalan disini sangat berbeda dengan warung tepi jalan di Indonesia. Mereka menata segala sesuatunya dengan sangat rapi dan bersih.

LT122

Yang menarik bahkan penduduk lokal, termasuk pelajar juga sangat banyak melakukan study tour ke tempat bersejarah dan semua memakai seragam. Sangat menarik, seperti melihat bentuk nyata dari film animasi Jepang.

Memasuki Kaminarimon kita tidak dikenai biaya apapun alias gratis. Begitu melewati Kaminari Gate kita langsung masuk ke wilayah Nakamise Shopping Street.

LT117

Ini merupakan salah satu pasar yang menyediakan beragam souvenir lucu dan cantik khas Jepang. Tidak menyesal kok shopping disini karena harga termasuk murah dibanding beberapa pasar lainnya.

LT118

Bagi yang tidak doyan shopping juga tidak akan merasa kecewa karena dapat langsung menuju Asakusa Shrine.

LT119

Menurut saya ini salah satu gerbang yang sangat keren selama di Jepang, megah, kokoh dan saya sangat suka dengan nuansa oriental yang begitu terasa. Tulisan kanji mengingatkan saya betapa susahnya saya belajar menuliskannya. Minta ampun bahkan menghapal satu kata lengakap dengan kanjinya benar-benar bikin saya putus asa hahaha.. terlebih kanji ada lebih dari 2000 kanji saat ini.. wuahhh bagaimana cara belajarnya dan butuh waktu berapa lama untuk mengingat semua itu ya..?!! jawabannya berlatih seumur hidup.. hmm .. ya butuh seumur hidup untuk bisa menguasai semua kanji itu. Great..!!!

LT123

Ada beberapa bagian gedung di Shrine ini tapi saya hanya mengambil sisi yang ini saja, hehehe… kelak saya ambil keseluruhan deh.

LT124

Dipintu masuk sebelum ke Shrine, penduduk lokal maupun para travelers yang ingin berdoa sepertinya merasa wajib untuk membersihkan diri. Yang mereka lakukan adalah berdoa sambil mengipaskan asap tipis tersebut yang berasal dari bakaran dupa. Katanya untuk membersihkan diri.

LT120

Bagi penduduk lokal maupun peziarah yang ingin berdoa, semua masuk dengan teratur, tidak bersuara, satu persatu maju kedepan, dan berdoa. Warna emas benar – benar mendominasi ya. Menarik sekali untuk dilihat.

LT121

Satu lagi yang menarik untuk disaksikan adalah penarik becak disini juga sangat memahami sejarah dari Kaminarimon maupun Asakusa Shrine itu sendiri. Sambil menarik becaknya mereka juga menjadi tour guide buat travelers yang diangkutnya. Biayanya sekitar 1000 atau 1500 yen.

Jadi setelah berkeliling di sekitar Asakusa Shrine, sambil beristirahat sejenak, sambil makan bento untuk makan siang, tenaga sudah kembali, kita bisa melanjutkan perjalanan ke tempat lainnya. Seperti mengamati Tokyo dari Tokyo Skytree yang sedang inn dikalangan travelers dunia saat ini. Pilihan transportasinya bisa kembali ke Asakusa Station menuju Skytree Station ataupun berjalan kaki sambil menikmati indahnya pemandangan di sepanjanag Sumida River.

So, demikian sedikit cerita mengenai Asakusa Shrine yang dapat saya bagi hari ini teman – teman, semoga cerita dan photo – photo yang saya sajikan dapat menghibur teman travelers dan bermanfaat juga tentunya.

Sampai ketemu dipetualangan lainnya ya.

Salam,

Erbina Barus

Related post read here:

Freddy Budiman = Anggita Sari Vs Vanny Rosyanne

Travel memories with old friends

Kejadian unik dan lucu saat travel di Thailand

Diving Spot di Bali – takkan terlupakan

Travel Plan untuk Beberapa Tahun kedepan

Leave a comment

Filed under Travel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s