kenangan travel di Jepang

Hari ini bertemu dengan teman baru yang sempat tinggal di Jepang selama 3 tahun dan 2 teman dari Jepang yang sedang berlibur ke Bali.

LT101

Satu hal yang menarik dalam pembicaraan kami adalah mereka masih menganggap bahwa travel ke jepang yang kulakukan beberapa bulan lalu adalah suatu hal yang fantastis. Honestly mereka merasa kagum karena tadinya mereka beranggapan travel itu diatur oleh orang yang telah mengenal Jepang sebelumnya.

Beberapa hal yang umum ditanyakan mengenai travel ke Jepang ini mengenai:

1. Sponsor untuk travel ke Jepang

Bagi banyak travelers, khususnya buat saya pribadi ini sempat bikin pusing juga karena untuk travel ke Jepang ini saya memang tidak memiliki sponsor. Umumnya kalau kita datang ke Jepang untuk tujuan bekerja, maka perusahaan tempat kita bekerja baik di Indonesia maupun di Jepang yang akan menjadi sponsor kita.

saya datang sebagai independent treveler ya otomatis hanya mengandalakan semua dokumen yang saya punya. Intinya pelajari semua dokumen yang dibutuhkan untuk apply visa travel ke Jepang. Lengkapi sampai tidak ada satupun yang tertinggal. Bahkan ketika saya mendengar bahwa untuk apply visa travel ke Jepang tidak membutuhkan travel insurancepun saya tetap ngotot untuk melampirkannya. Saya tunjukkan kepada petugas konsulat Jepang bahwa saya murni ingin berwisata ke Jepang dan pasti akan kembali lagi ke Indonesia karena saya harus bekerja.

2. Siapa yang mengatur rencana travel ke Jepang kemarin?

Sejak awal saya mengenal dunia travelling, mau kemanapun itu, dalam negeri ataupun luar negeri saya pasti merencanakan semuanya sendiri. Rasanya bangga banget ketika bisa menjalani semua travel destination yang telah saya rancang dan tidak menemukan kendala yang berarti.

Prinsipnya saya ingin travel keliling dunia melalui catatan yang telah saya buat, baru setelahnya melaksanakan semua ritual yang ada hahahha…. I love travel around the world..

3. Berapa biaya yang kamu keluarkan untuk mengcover seluruh biaya travel di Jepang?

Well.. jika kita berbicara mengenai budget tentunya tiap orang memiliki gaya travel yang berbeda.

Lalu bagaimana dengan saya..?!! Jujur saja kadang saya geli sendiri kalau menghitung budget yang saya tetapkan untuk travel. Memang sih yang namanya travel pasti butuh dana yang kadang tidak sedikit, apalagi jika dibandingkan dengan standar penghasilan kita di Indonesia. Suka bikin frustrasi kalau sudah mikir jumlah gaji xixixi..

Tapi, untungnya saya bisa membuat travel plan sendiri sehingga bisa mengukur kemampuan keuangan dengan kebutuhan saya pada saat travel. So far so good and don`t have any problem at all.. intinya harus tau diri juga.

4. Tinggal dimana selama travel di Jepang?

Nah kalau untuk topik yang satu ini jujur aja karena keseringan jalan dengan gaya budget traveler, rasanya tidak sulit menemukan tempat tinggal yang sesuai dengan budget yang sudah dipatok. Tapi ada cerita lucu tentang akomodasi, sekali waktu ketika saya travel ke Singapore dan ketemu travel partners yang baru. Saya bilang saya cuma bayar Rp 125rb per malam per orang di rumah tersebut dan ternyata mereka bayar Rp 130rb hahaha dia bilang rugi Rp 5rb dunk..

Lalu ketika saya travel sendiri di Vietnam tepatnya di Kota Hanoi dan ketemu sesama travelers, mereka dari Brazil dan kembali kita tukar informasi mengenai tarif per room kita dan saya dapat Rp 85rb permalam dan mereka dapat Rp 100rb permalam per orang. Saya menang Rp 15rb dibanding mereka. Hal – hal seperti ini terkadang bisa menjadi pembuka komunikasi yang menyenangkan antar travelers.

Untuk Jepang .. well jangan lupa Jepang termasuk salah satu negara termahal didunia, tapi saya cukup beruntung ketika 5 hari menginap di Tokyo dapat kamar dengan tarif Rp 145rb per orang. Tempat tidurnya sangat mini hahaha.. itu masih lumayan karena malam hari pertama saya tiba diTokyo saya harus menginap di Bandara Haneda. Gratisss.. klo mau tau ceritanya silahkan klik disini.

5. Sempat main kemana saja selama travel di Jepang?

odaiba tokyo japan travel

Wah kalau ini saya masternya deh..hehehe… menurut saya sih ya.

Awal April lalu selama travel period 2 minggu saya sempat jalan ke Tokyo, Hakone untuk menyaksikan Gunung Fuji dari dekat, Nikko melihat world heritagenya Jepang yang benar-benar keren dan menyaksikan pemandangan salah satu gunung yang masih ditutupi salju di puncaknya, Yokohama, Kyoto, Nara dan Osaka.

Yup dalam waktu yang sesingkat itu saya sengaja memadatkan rute perjalan, karena pertimbangan biaya yang sangat mahal untuk dapat ke Jepang. Namun saat ini saya sedang kembali menyusun travel plan untuk Jepang lagi namun dalam season yang berbeda dan travel destination yang berbeda juga.

I`m in Love with Japan.

6. Nyoba naik Shinkansen juga waktu travel di Jepang?

Untuk yang satu ini saya memang tidak memasukkannya kedalam travel list karena perbedaan yang sangat mencolok jika saya travel ke satu kota menggunakan shinkansen dibandingkan saya travel dengan menggunakan alternative transportasi lainnya.

Plus banyak pertanyaan-pertanyaan lainnya yang selalu membuat mereka kaget dan heran dan kagum dengan jawaban yang ada…hehehe…

Bagaimana mungkin kamu bisa menguasai jalur transportasi Jepang yang sangat rumit itu? bahkan Nihon jin sekalipun bisa sangat kesulitan untuk bisa tahu itu semua..

LT102

Hari ini bisa nongkrong lagi dan berbagi cerita mengenai ramen – ramen di beberapa tempat selama di Jepang kemarin benar-benar topik yang menyenangkan untuk dibahas.

Travel ke Jepang yang lalu merupakan pengalaman menyenangkan yang tidak akan terlupakan olehku.

Erbina Barus

Related post read here:

Merayakan hari Kemerdekaan Indonesia di Bali

Candi Borobudur warisan sejarah kelas dunia bagi traveler di Indonesia

Akihabara salah satu pusat perdagangan elektronik terbesar di jepang

Berpetualang di kota paling berhantu di Singapore

Vimanmek Mansion – travelers wajib check sejarah Thailand disini

2 Comments

Filed under Travel

2 responses to “kenangan travel di Jepang

  1. Hi Silvia,
    Shinkansen di Jepang memang mirip dgn MRT di S`pore, bedanya di Jepang ada bbrp perusahaan pengelola kereta api salah satunya Japan Railway (JR) ini baru selevel dgn MRT di S`pore.

    Saran saya sebaiknya kamu buat itinerary complete mulai dari perkiraan waktu, biaya, rute dan cost utk masuk tempat wisatanya. Jadi kamu bisa menghemat banyak duit selama di Jepang.

    Kota yg byk obyek wisata? Tergantung kamu minatnya apa. Klo mo lihat budaya mending kamu main ke Kyoto ada buss pass berlaku 2 hari jadi kamu bebas mo naik bus apapun selama 2 hari di Kyoto.

    klo minat lihat modernnya Jepang bagus ke Tokyo, 3 atau 4 hari cukup utk melihat Tokyo dan kamu bisa pakai byk jenis pass harian baik JR atau Metro.

    Semoga informasinya bermanfaat ya.

    Salam,

    Erbina Barus

  2. silvia

    shinkasen itu sejenis mrt ya kalau di singapur? emang mahal ya kalau naik shinkasen di jepang? kalau yang murah naik apa? kota yg byk tempat wisata nya yg mana? saya suka travelling n mau travelling ke jepang rencana ( ngumpulin uang dulu) makanya mungkin mau ke 1 kota aja atau sekitarnya ya intinya gak lama2 disana karena menghabiskan banyak dana mungkin. mungkin anda bisa kasih saya masukan. terima kasih🙂 salam kenal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s